Ini Tanda Orang yang Mendekatimu Gak Pernah Serius, Renungkan Sekarang

Ini Tanda Orang yang Mendekatimu Gak Pernah Serius, Renungkan Sekarang

Kamu pasti pernah menjumpai seseorang yang di awal ingin menjalin hubungan intens, lalu tiba-tiba hilang. Situasi ini memang bukan salahmu atau dia.

Namun, meladeni orang seperti ini bakal bikin kamu capek sendiri. Sekarang, waktunya kamu tahu tanda-tanda orang yang mendekatimu karena modus.

Berikut ini theiotrevolution.com, kasih tunjuk tanda orang yang mendekatimu gak pernah serius. Coba cek di sini, jangan sampai kamu jadi korban ghosting!

1. Datang cuma buat ngetes apakah kamu layak bersanding bersamanya atau gak

Di kutip dari laman Daftar Club388 perhatikan deh, orang yang PDKT serius dengan yang bukan! Orang yang serius bakal tetap menjalin hubungan baik. Sebaliknya, orang yang ingin bermain, bakal pergi saat sesuatu yang di inginkan ternyata belum terpenuhi sama kamu.

Di lansir Huffington Post, profesor David Dryden Henningsen menjelaskan definisi komprehensif perihal motivasi orang melakukan pandekatan. Selain hanya untuk bersenang-senang, alasan lain merujuk pada exploring motivation.

“Sifat merayu yang terkesan ambigu, memudahkan seseorang buat menyampaikan minat romantis atau seksual secara tidak langsung dengan risiko lebih rendah. Jadi, perempuan dan laki-laki menggoda untuk menguji, mengukur, atau menyelidiki apakah orang lain tertarik untuk memulai suatu hubungan,” jelas Henningsen.

2. Menutupi kedekatan kalian dari orang lain

Selanjutnya, psikolog Antonio Borello memaparkan tanda bahwa pendekatan dalam hubungan sudah keluar batas. Salah satunya adalah ketika orang yang mendekatimu, menyembunyikan hubungan kalian dari keluarga, teman, atau bahkan rekan kerja.

Orang yang serius bakal terbuka sama perasaannya, baik sama kamu maupun orang di sekitar kalian. Karena bagaimana pun, kalian akan menjalin hubungan bersama nantinya.

Kalau sampai sekarang dirinya belum berani menunjukkan ketertarikan secara terbuka, berarti ada yang gak beres sama bagaimana ia ingin memulai hubungan.

3. Mengkhianati pertemanan dengan memberi lebih banyak keintiman emosional

Batasan antara pertemanan dan hubungan romantis bisa di lihat ketika kalian mulai berbagi lebih banyak keintiman secara emosional. Jadi, jika kamu mendapati teman memberikan perhatian lebih, itu sudah menunjukkan tanda bahaya.

Keadaan ini seperti membawamu pada situasi rumit, yang mana kamu harus memilih antara pertemanan atau hubungan romansa.

“Gurauan dan godaan yang bersahabat, bisa membuat kita terbuka dan lebih banyak berbagi pikiran dan emosi. Apa yang di mulai sebagai persahabatan yang menyenangkan, kemudian menjadi dasar dari hubungan yang intim secara emosional. Jika ternyata kamu berbagi lebih banyak emosi dengan penggoda, kamu sudah pindah ke wilayah berbahaya,” ungkap Borello.

4. Salah satu di antara kalian, ada yang merasa bersalah atas kedekatan kalian

Apakah kamu pernah merasa bersalah karena dekat dengan seseorang? Atau justru orang tersebut yang mengalami hal demikian? Entah karena kalian sudah punya pasangan atau alasan lain, menggoda memang memiliki tendensi mengarah pada perselingkuhan.

Kerap kali godaan tersebut di mulai secara polos dan berkembang, serta mengaburkan batas antara kesenangan yang wajar menjadi perilaku yang gak pantas.

“Apakah kamu merasa bersalah setelah menggoda karena kamu sangat menikmatinya? Jika demikian, mungkin pertemananmu hampir gak pantas dan inilah saatnya kalian berhenti,” tambahnya.

5. Lantas, apa yang membedakan mereka yang ingin mendekati serius dan yang bukan?

Di kutip dari Psychology Today, profesor Gary W. Lewandowski Jr. melakukan studi tentang apa saja sinyal seseorang ketika mendekati gebetan. Lewandowski ingin melihat apa yang di lakukan orang untuk menunjukkan minat romantis dengan memfokuskan pada tawa.

Selama tertawa, laki-laki lebih tertarik mengeluarkan sinyal dominasi. Misalnya, dengan mengambil tempat. Sementara perempuan mengomunikasikan minat melalui sinyal pada penampilan mereka.

Dalam studi berikutnya, perempuan yang menaruh minat, menunjukkan dengan pemberian sinyal dari waktu ke waktu yang di lihat dari kepala miring saat percakapan dan lebih banyak gerakan tangan. Sedangkan pria lebih tertarik dengan menghabiskan waktu buat berbincang.

Tagged : / / / / /