Hal Negatif yang Di Rasakan Saat Kita Mengalami Krisis Identitas

Hal Negatif yang Di Rasakan Saat Kita Mengalami Krisis Identitas

Hal Negatif yang Di Rasakan Saat Kita Mengalami Krisis Identitas

Setiap manusia yang hidup di dunia ini pastilah memiliki identitas diri yang melekat pada diri masing-masing. Mulai dari siapa namanya, di mana dan kapan ia di lahirkan, di mana tempat tinggalnya dan berbagai informasi pribadi yang biasanya tercantum di kartu tanda pengenal masing-masing. Namun sebagai makhluk hidup yang memiliki akal pikiran dan hati nurani, tentu identitas yang di miliki seorang manusia tidak hanya sekedar data diri saja.

Lebih dari itu, seorang manusia tentu ingin di kenal sebagai sosok yang berguna bagi lingkungan sekitarnya, bahkan beberapa dari mereka ada yang sampai membutuhkan pengakuan dan validasi orang lain. Namun, beberapa orang justru mengalami krisis identitas yang membuatnya merasa seolah tidak berguna. Ada lima hal yang menjadi tanda ketika seseorang mengalami krisis identitas, apa saja? Di lansir dari laman theiotrevolution.com, berikut bahasannya.

1. Minder dan tidak percaya diri

Di kutip dari laman Aplikasi IDN Poker, erasaan minder dan tidak percaya bisa di katakan sebagai salah satu ciri yang paling menonjol pada diri seseorang yang mengalami krisis identitas. Orang tersebut akan merasa bahwa dirinya tidak hebat, tidak mampu atau tidak yakin dengan kemampuannya. Ini bisa membuat seseorang menarik diri dari lingkungan karena ia merasa malu dan rendah diri karena tidak memiliki sesuatu yang bisa ia banggakan kepada orang-orang sekitarnya.

2. Bingung dan merasa hilang arah

Rasa tidak percaya diri yang di alami oleh seseorang yang memiliki krisis identitas juga membuatnya bingung dan kehilangan arah. Orang seperti ini sebenarnya ingin berubah dan melakukan sesuatu namun justru ia malah kebingungan. Dari mana ia harus memulai? Kemana ia akan melangkah? Apa yang akan ia hadapi nanti? Apa yang sebenarnya ia inginkan? Seperti apa tanggapan orang-orang mengenai dirinya, dan masih banyak lagi.

3. Merasa menjadi beban

Dengan adanya perasaan tidak percaya diri dan kehilangan arah, seseorang akan lebih memilih untuk berdiam diri karena takut untuk melangkah. Jika sudah seperti ini maka akan muncul perasaan negatif lain yaitu merasa menjadi beban. Tidak melakukan apa pun karena takut dan kebingungan membuat seseorang memilih diam dan tidak berkembang, sehingga wajar jika ia merasa menjadi beban karena dia tidak bisa melakukan apa-apa untuk orang di sekitarnya.

4. Berpikiran negatif

Terus merasa rendah diri perlahan akan membuat seseorang yang mengalami krisis identitas memiliki pemikiran negatif. Ia akan cemas dan khawatir akan banyak hal, di awali dari dirinya yang tidak memiliki rasa percaya diri, bingung dengan apa yang di lakukannya, merasa tidak berguna sehingga tidak menutup kemungkinan ia juga akan berfikir bahwa masa depannya suram dan ia tidak lagi mempunyai harapan.

5. Kehilangan motivasi

Perlahan, jika hal-hal di atas di biarkan terus menerus tanpa ada usaha untuk memperbaiki diri, orang tersebut akan merasa stuck dan enggan berbuat apa-apa. Ia kehilangan motivasi bahkan dan tidak semangat melakukan apa pun karena terlalu berkecamuk dengan pemikiran dan perasaan negatif yang sebenarnya masih bisa diatasi dan di perbaiki.

Jika kamu sudah merasakan tanda-tanda di atas jangan di biarkan dan segera perbaiki diri ya! Kamu bisa mulai berbenah dengan menceritakan apa yang kamu rasakan kepada orang yang kamu percayai tidak akan menghakimi kamu. Ingat, Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang kecuali orang tersebut mau berusaha. Jadi, jika kamu tidak ingin hidupmu begitu-begitu saja, maka yang harus meluruskan niat untuk berubah menjadi lebih baik lagi.

Tagged : / / / /