Hal yang Wajib Kamu Pertimbangkan Sebelum Terima Lamaran Darinya

Hal yang Wajib Kamu Pertimbangkan Sebelum Terima Lamaran Darinya

Hal yang Wajib Kamu Pertimbangkan Sebelum Terima Lamaran Darinya – Di lamar oleh dia yang selama ini kamu sayangi dan sudah melalui banyak hal dengannya merupakan perihal yang paling membahagiakan. Akhirnya seluruh hal yang sudah kamu lakukan untuk hubungan ini tidak sia-sia. Kamu dapat menikah dan hidup bahagia bersama dia selamanya.

Namun, sebelum saat memikirkan kebahagiaan sesudah di lamar dan menikah nanti dengannya, ada baiknya kamu mempertimbangkan hal-hal penting untuk hidupmu. Di lansir dari laman theiotrevolution.com, tiga perihal penting di bawah ini jangan sampai kamu sepelekan, karena hal inilah yang dapat membuatmu bahagia kelak. Berikut ulasan lengkapnya!

1. Komunikasi dua arah yang saling nyambung satu sama lain

Di kutip dari laman Aplikasi IDN Poker, mengandalkan cinta saja tidak cukup untuk meniti hubungan sesudah kamu menerima lamaran dan menikah dengannya. Komunikasilah yang mampu mengakibatkan seluruhnya menjadi langgeng di karenakan kamu dan dia nantinya bakal hidup berdua untuk selamanya.

Pertimbangan tentang komunikasi yang selama ini kalian lakukan. Kamu harus fokus pada komunikasi yang nyambung agar kamu bisa nyaman bercerita dan berdiskusi bersamanya. Ingatkah kalau nanti kalian itu adalah partner yang harus saling melengkapi dan memberikan saran masing-masing.

2. Benarkah kamu mencintainya, atau hanya karena terbiasa dengannya saja?

Cinta dan keterbiasaan bersama adalah dua hal yang sulit di bedakan. Kamu harus tahu apa yang selama ini kamu rasakan padanya. Menikahlah karena kamu mencintainya, bukan karena kamu telah lama bersamanya dan sudah terbiasa bersamanya terus.

Pasalnya, jika menikah karena terbiasa dengannya, kamu gak akan bisa menghargai dia nantinya. Hanya kamu saja yang ingin di perlakukan seperti seseorang yang spesial, sedangkan untuknya, kamu gak ada timbal balik sama sekali.

3. Menerima segala kekurangan yang dia miliki

Menerima kelebihannya saja itu sangatlah mudah di lakukan, tapi jika menerima kekurangan itu adalah hal yang sulit. Sebelum kamu benar-benar menerima lamarannya, maka pikirkan terlebih dahulu, apakah kamu bisa menerima kekurangan dia berserta dengan masa lalu yang dia miliki?

Jika tidak, maka jangan lanjutkan karena itu akan jadi masalah dan pertengkaran untuk ke depannya. Namun, jika memang kamu bisa menerima semuanya, maka terima lamaran dia dan jalani hubungan untuk ke depannya.

Tagged : / / /

3 Alasan Menurut Studi, Beradu Argumen Ternyata Baik buat Hubunganmu

3 Alasan Menurut Studi, Beradu Argumen Ternyata Baik buat Hubunganmu

Seperti yang sudah di ketahui oleh orang banyak bahwa, ketika kalian berada dalam hubungan, kalian pasti akan menghadapi situasi di mana saat itu kalian harus bertengkar sama pasangan kalian masing-masing. Akan tetapi, beradu argumen adalah suatu hal yang lumrah. Karena, bahkan pada pasangan yang langgeng, pun pernah mengalami selisih paham dalam hubungannya.

Lalu, alasan berantem apa aja sih yang masih bisa kamu toleransi sama pasangan kamu? Di lansir dari laman theiotrevolution.com, berikut ini bebreapa alasan kenapa beradu argumen sama pasangan ternyata baik buat hubungan kalian.

1. Memberi kesempatan buat berkomunikasi secara jujur

Di kutip dari laman Login IDNPlay, Bustle, studi oleh Able Arguers yang melibatkan 976 responden pada tahun 2012. Menemukan bahwa, pasangan yang berada dalam konflik sehat mereka merasa 10 kali lebih bahagia. Ketimbang dengan pasangan yang mengabaikan kebutuhan mereka saat harus menghadapi perbincangan alot tersebut. Menurut terapis Courtney Watson, berargumen dalam sebuah hubungan itu sehat. Karena, kamu bisa mengomunikasikan frustasi dan apa yang kalian butuhkan sama pasangan kalian masing-masing.

Berdebat dalam hubungan itu gask selalu tentang menunjukkan suatu kejahatan atau keburukan pasangan kalian. Karena, kalian bisa berdebat dengan cara yang sehat. Kemarahan merupakan emosi alami yang mengingatkan pada sesuatu yang kurang menyenangkan, dan baik ketika pasangan mengetahui hal itu.

2. Membantu kalian belajar motivasi perilaku tertentu dari pasangan

Profesor psikologi di Syracuse University’s College of Arts and Sciences Dr. Laura VanderDrift, mengatakan bahwa berdebat – selama di lakukan tanpa penghinaan, kritik, dan pembelaan – sebenarnya dapat memperkuat hubungan romantis. Melalui penyelesaian konflik kepentingan, itu membantu pasangan mencari motif dari perilaku pasangan mereka. Namun dengan catatan ada keterlibatan orang ketiga yang menjadi penengah atau negosiator netral di antara mereka.

Penelitian menunjukkan bahwa mengambil perspektif pihak ketiga yang netral dapat membantu. Misalnya, menanyakan pendapat teman yang tahu tentang hubungan kalian perihal sikap yang di lakukan oleh pasangan.

3. Membantu kalian dan hubungan bertumbuh

Alih-alih menimbulkan ketakutan, profesor komunikasi Jennifer A. Samp, Ph.D. di lansir Psychology Today, mengatakan berargumen justru memberi manfaat dalam hubungan yang sehat, baik dalam persahabatan maupun hubungan romantis. Ia melihat konflik bukan sebagai ancaman, melainkan peristiwa yang membantu hubungan berkembang dan tumbuh, sehingga orang bisa lebih mengenali diri mereka.

Pendapat ini di kuatkan oleh terapis Watson yang mengatakan pasangan bertumbuh ketika informasi dari argumen secara konstruktif justru memperbaiki hubungan. Menurutnya, argumen baik bukan termasuk pada penghinaan dan manipulasi terhadap pasangan.

Tagged : / / / /